INFO COVID-19 KAB. LABUHANBATU SELATAN

INFO COVID-19 KAB. LABUHANBATU SELATAN

1 1 9

Call Center KEMENKES RI

0813-6024-8401

Call Centre Labuhanbatu Selatan

Situasi Terkini

Update : Jumat, 03 Juli 2020 20:31 WIB

Global

  1. Kasus Terkonfirmasi 10.719.946
  2. Kematian 517.337
  3. Negara/Kawasan 216
Sumber : WHO

INDONESIA

  1. Terkonfirmasi 60.695
  2. Dalam Perawatan 30.091
  3. Meninggal 3.036
  4. Sembuh 27.568
Sumber : BNPB RI, covid19.go.id

SUMATERA UTARA

  1. PDP 252
  2. Positif RT-PCR 1.723
  3. Meninggal 101
  4. Sembuh 437
Sumber: covid19.sumutprov.go.id

LABUHANBATU SELATAN

  1. ODP 5
  2. PDP 1
  3. Positif RT-PCR 1
Sumber : Tim Gugus Tugas Covid-19 Labuhanbatu Selatan

Peta Sebaran Positif Covid-19 Provinsi Sumatera Utara


PDP/ Positif / Sembuh / Meninggal

  1. Medan 162 / 1114 / 273 / 61
  2. Langkat 1 / 17 / 2 / 2
  3. Binjai 2 / 26 / 13 / 2
  4. Deli Serdang 28 / 232 / 70 / 17
  5. Serdang Bedagai 4 / 19 / 12 / 1
  6. Batu Bara 2 / 9 / 0 / 0
  7. Karo 3 / 22 / 5 / 0
  8. Dairi 0 / 2 / 1 / 0

PDP/ Positif / Sembuh / Meninggal

  1. Tebing Tinggi 1 / 7 / 1 / 0
  2. Pematang Siantar 14 / 77 / 23 / 3
  3. Simalungun 27 / 85 / 18 / 2
  4. Tanjung Balai 0 / 4 / 0 / 2
  5. Labuhanbatu Utara 0 / 2 / 0 / 2
  6. Asahan 4 / 20 / 6 / 4
  7. Labuhan Batu 1 / 2 / 1 / 0
  8. Toba 1 / 3 / 2 / 0

PDP/ Positif / Sembuh / Meninggal

  1. Samosir 0 / 1 / 0 / 0
  2. Labuhanbatu Selatan 1 / 1 / 0 / 0
  3. Humbang Hasundutan 0 / 2 / 1 / 0
  4. Tapanuli Tengah 0 / 4 / 0 / 1
  5. Tapanuli Utara 1 / 8 / 4 / 0
  6. Sibolga 0 / 2 / 0 / 0
  7. Mandailing Natal 0 / 0 / 0 / 0
  8. Pakpak Bharat 0 / 0 / 0 / 0

PDP/ Positif / Sembuh / Meninggal

  1. Nias Selatan 0 / 0 / 0 / 0
  2. Padang Sidimpuan 0 / 4 / 0 / 1
  3. Gunung Sitoli 0 / 1 / 0 / 0
  4. Nias Utara 0 / 0 / 0 / 0
  5. Tapanuli Selatan 0 / 2 / 1 / 0
  6. Nias 0 / 0 / 0 / 0
  7. Nias Barat 0 / 0 / 0 / 0
  8. Padang Lawas Utara 1 / 1 / 1 / 0
  9. Padang Lawas 0 / 2 / 0 / 1

Update : Jumat, 03 Juli 2020 20:32 WIB ( Sumber : covid19.sumutprov.go.id )

Peta Sebaran ODP dan PDP Kabupaten Labuhanbatu Selatan

KAMPUNGRAKYAT

  1. ODP 0
  2. PDP 0
  3. Positif RT-PCR 0

KOTAPINANG

  1. ODP 0
  2. PDP 0
  3. Positif RT-PCR 0

SILANGKITANG

  1. ODP 0
  2. PDP 0
  3. Positif RT-PCR 0

TORGAMBA

  1. ODP 5
  2. PDP 1
  3. Positif RT-PCR 1

SUNGAI KANAN

  1. ODP 0
  2. PDP 0
  3. Positif RT-PCR 0
Update : Jumat, 03 Juli 2020 17:39 WIB


Apa Itu Covid-19

          Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).
          Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter). Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama.


Hoax Buster


Frequently Asked Questions


Sebanyak 80 persen kasus COVID-19 bersifat "ringan", sehingga perawatan yang cukup dapat memulihkan mereka segera dalam waktu cepat. Namun, dikarenakan penyebarannya yang cepat, diimbau untuk tetap waspada pada penyebaran COVID-19. Jika Anda merasakan gejala-gejalanya, maka jangan ragu untuk menghubungi Call Center 0813-6024-8401 atau ke fasilitas kesehatan terdekat.

Tidak merokok dan tidak menggunakan masker berlapis-lapis. Jika Anda memang mengalami gejala-gejala COVID-19, segera hubungi Call Center 0813-6024-8401 atau laporkan diri ke rumah sakit rujukan virus corona.

Tidak. Antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri. COVID-19 disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak efektif. Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19. Antibiotik hanya digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

WHO menyatakan bahwa COVID-19 tidak dapat ditularkan dari hewan peliharaan apapun, baik anjing maupun kucing. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung penyebaran COVID-19 lewat hewan peliharaan. Namun Anda tetap perlu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.

Hingga saat ini, vaksin dan obat untuk COVID-19 masih dalam tahap penelitian. Pengobatan masih berupa pengobatan suportif.

Ya. COVID-19 dapat menempel pada benda mati atau barang selama beberapa jam atau beberapa hari jika tidak secepatnya dibersihkan dengan disinfektan. Akan tetapi, ketahanan COVID-19 menempel pada satu benda tergantung dari beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan jenis permukaan. Sesudah membersihkan barang yang terpapar COVID-19 dengan disinfektan, segera bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

Berhenti membeli atau menggunakan masker jika memang tidak perlu (sehat). Dikarenakan praktik beli massal, WHO sempat mengumumkan status krisis masker. Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan tidak melakukan panic buying dan hoarding. Jika Anda ingin bersin atau batuk, gunakan tisu atau siku tangan untuk menutup hidung dan mulut, bukan masker. Selain itu, jaga jarak 1 - 3 meter agar orang tidak terkena droplet dari Anda.

Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) yang berawal dari 2003 dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) pada 2012 memang sama-sama menyerang pernapasan, sama seperti COVID-19. Meskipun disebabkan oleh jenis virus yang sama, COVID-19, dan MERS serta SARS memiliki jenis virus corona yang berbeda. Dari segi penularan, COVID-19 jauh lebih pesat dibandingkan SARS dan MERS.

Tidak hanya manula, bahkan generasi muda pun dapat tertular COVID-19 jika tidak menjaga diri. Biasanya, manula memang rentan terkena COVID-19 dikarenakan sistem imun tubuh yang sudah tidak seprima dulu. Selain itu, manula yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit pernapasan, atau penyakit parah lainnya memiliki kemungkinan besar untuk tertular COVID-19 akut